Stay with me ...

Tuesday, July 10, 2012

Ikut2an heboh meski ga punya hak pilih

Kenapa juga gw heboh meski ga punya hak pilih di pilkada DKI1 2012 ini?
Karena gw punya hak berpendapat, ya berpendapat atas apa yang gw yakini, meski mungkin itu tidak akan memberikan dampak lagsung terhadap kehidupan gw.

Sebagai warga Bekasi tapi gw juga sebagai penikmat kota Jakarta, menginginkan wajah Jakarta lebih berseri dan lebih baik serta bebas dari kepentingan segelintir kelompok yang membangun Jakarta bukan untuk kepentingan warga nya. Membuat Jakarta lebih mengakomodir semua golongan dan mempersempit jurang pemisah antara si kaya dan si miskin. Mungkin terlalu naif keinginan ini, tapi tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini selama kita punya mimpi dan selama kita mau melakukan tindakan atas mimpi2 kita bukan hanya mengeluh lalu kemudian tidak berani melakukan tindakan, termasuk tidak berani memilih alias golput.

Dengan kita memiih berarti telah melakukan tindakan nyata untuk melalukan perubahan, satu suara bisa sangat berarti untuk membuat Jakarta dan Indonesia lebih baik.

Ga punya hak pilih di bilik suara bukan berarti gw berhenti berpendapat atas apa yang gw yakini, semua calan punya plus minus, tapi gw yakin calon No. 5 lah yang at least bebas dari tumpangan2 kepentingan kelompok yang hanya bekerja untuk kelompoknya bukan untuk rakyat.

Selamat memilih warga Jakarta!!!

Posted via email from imajife's posterous

Thursday, June 14, 2012

Sebuah surat untuk mu di usia 5 tahun ...

Photo

Dear Dhee sayang,

Sudah 5 tahun saja usiamu sekarang nak,
Tak terasa waktu berjalan sangat cepat
Seperti baru kemarin kami menimang mu saat bayi
Sekarang kamu sudah tumbuh besar, bisa bicara dengan lancar bahkan cenderung cerewet, tidak jarang kamu suka mengingatkan dan mengajak kami untuk sholat bareng kamu.
Kamu juga sudah pandai bernyanyi, menari bahkan menorehkan prestasi dengan tarian balet mu.

Kami tahu kamu penggemar cherrybell dan Smash (semoga benar mama menuliskannya...hehehe) dan sinetron putih abu2 karena suka dengan lagu atau musiknya dimana kamu bisa bernyanyi dan menari. Seringkali kami mencoba membalance kesukaan kamu itu, karena kami tahu kamu sebenarnya belum cukup umur untuk mengidolakan mereka, tapi kami tidak bisa sepenuhnya membendung arus informasi dari TV yang selalu kamu tonton saat kami tidak bisa mendampingi kamu.

Kesukaan mu dengan menyanyi dan nari membuat mu suatu hari berkata, "ma, ada engga sekolah yang belajarnya cuma nari dan nyanyi saja." ....
Jawab mama waktu itu, ada sayang tapi mungkin nanti ketika kamu kuliah kamu bisa fokus ambil jurusan tari atau musik tapi sekarang SD sampai SMA kamu harus mempelajari semua bidang studi. Aahhh...semoga kamu mengerti sayang, karena kadang mama sulit menjelaskan segala sesuatu agar dapat dimengerti oleh anak seusia mu. Apapun piihan dan cita-cita mu saat besar nanti, yang paling penting kamu mencintainya dan kamu bahagia dalam menjalaninya sayang.

Saat ini pun kamu sudah bisa membaca sedikit demi sedikit, meski terus terang kami tidak pernah secara khusus mengajari mu membaca atau mendaftarkan kamu ke BIMBA, mungkin disekolah kamu banyak belajar ya sayang atau mungkin juga karena setiap malam kami secara bergantian selalu membacakan buku apa saja yang kamu minta kepada kami untuk bacakan.

Satu lagi yang membanggakan kami, khususnya mama dan sekaligus membuat mama malu terhadap diri sendiri, kamu bisa melafalkan asmaul husna (nama2 Allah SWT) dengan lancar yang kamu pelajari dari sekolah, dan kamu bersama papa suka mengulangnya dalam bentuk nyanyian tapi mama tidak bisa mengikutinya dengan sempurna, sehingga membuat mama berjanji akan menghafalkannya juga.

Namun kamu tetaplah anak-anak yang seringkali manja bahkan merengek ketika keinginan mu tidak kami penuhi, kami pun suka marah jika kamu seperti itu apalagi papa mu yang memang sangat disiplin dan keras terhadap kamu meskipun kamu anak perempuan.

Semoga ketika besar nanti kamu bisa membaca ini sayang, bahwa kami terkadang keras terhadap kamu agar kamu besar nanti menjadi anak mandiri, yang harus berusaha untuk mendapatkan keinginan kamu sendiri dan sadar bahwa segala sesuatu diraih tidak dengan mudah. Suatu saat kamu akan mengerti sayang yang kami lakukan semata-mata hanya untuk menjadikan kamu pribadi yang tangguh.

Maafkan kami juga yang tidak terlalu memanjakan kamu dengan sering mengajak mu jalan2 atau bermain di playground mall-mall besar bahkan kami lebih sering hanya mengajak mu naik sepeda pagi di Ragunan (karena murah meriah dan bisa menghirup udara segar ..*ngeles :p) dan hanya sesekali membelikan dirimu barang-barang bermerk, karena memang kami tidak ingin seperti itu, agar kamu tumbuh dalam kesederhanaan dan bisa berempati terhadap orang-orang lain yang tidak seberuntung kamu.

Namun kami tidak memungkiri bahwa kami memang semaksimal mungkin memberikan kehidupan dan fasilitas yang terbaik buat kamu sayang, sehingga suatu ketika saat kami ajak kamu pertama kali ke kampung nenek uyut di telaga tujuh, 2 jam dari kota Medan kamu agak sulit beradaptasi dengan lingkungan desa, rumah panggung, tidur dalam kelambu tanpa AC dan toilet yang sederhana. Celotehan kanak2 mu pun keluar "ma, kenapa kamarnya ga ada AC jadi panas" lalu ada lagi "ma, kamar mandinya kok jelek" ..... Hhmmm, membuat kami berpikir bahwa meskipun kamu lahir dan besar di kota besar,tapi kamu harus bisa beradaptasi dalam berbagai lingkungan, ibaratnya kamu harus bisa tinggal dari mulai rumah panggung sampai hotel bintang 5 atau dari mulai di desa sampai ke luar negeri sekalipun.

Kami juga ingin kamu mencintai Negara ini sayang, sebagaimana kakek buyut mu turut memperjuangkan kemerdekaannya. Setiap tgl 17 Agustus sedari kecil kami sudah mengajak mu upacara bendera di depan rumah kita, kamu dan papa yg menaikkan bendera, mama menyanyi :) ... Itu memang simbolis anak ku, tapi lebih dari pada itu maknanya, kami ingin kamu menghargai dan mencintai negara ini, mengingat arus globalisasi yang kami sadari betul bisa menggerogoti kecintaan kita pada negara ini. Menjadi modern dan berpikir secara global itu penting sayang, tapi jangan pernah meninggalkan akar budaya kita dan bila engkau besar nanti berkaryalah untuk negara ini meskipun hanya karya yang kecil.

Sayang, dunia saat usia mu yang ke 5 sekarang ini masih sangat indah, kami sebagai orang tua hanya bisa berdoa semoga ketika kamu besar nanti kami sudah cukup membekali mu baik secara ilmu, iman dan budi pekerti untuk menghadapi dunia disaat kamu dewasa, bahwa bumi yang kamu pijak dan manusia-manusia penghuninya ini tidak semuanya indah dan baik terhadap dirimu, karena akan banyak hal-hal yang juga bisa mengecewakan mu, dan kami harap saat itu kamu sudah siap menghadapinya nak.

Selamat ulang tahun Dhiya Feriza Rukhaidan, semoga Allah SWT senantiasa memberikan dirimu kesehatan, menjaga mu dari hal-hal yang tidak baik, panjang umur, jadi anak pintar, mandiri, baik, sholeha, penyejuk hati kami dan keberadaan mu di dunia ini dapat berguna buat orang lain.

We love you Dhee

Posted via email from imajife's posterous

Sunday, February 19, 2012

32 Tahun

Yeayyy, sudah bertambah lagi umur gw tepat hari ini menjadi 32 tahun.

Sudah semakin tua saja rasanya, tapi belum cukup tua untuk tetap bersemangat memberikan dan berbuat terbaik buat diri sendiri, keluarga, orang2 terkasih dan lingkungan sekitar.

Sepanjang perjalanan hidup yang bisa dibilang tidak singkat ini, banyak hal yang sudah terjadi, seneng, sedih, tertawa dan menangis. Itu hidup yang Allah berikan buat gw dan buat manusia2 lainnya yang ada di muka bumi ini, karena hidup itu memang tidak selalu mudah dan sesuai rencana.

Alhamdulillah ya Allah, buat usia 32 tahun ini, buat banyak hal kebahagaiaan yang senantiasa Engkau berikan, buat nikmat sehat, rejeki halal yang juga selalu Engkau limpahkan.

Semoga di usia baru ini Engkau lancarkan jalan ku untuk mencari dan menemukan impian2 ku yang lain, salah satu nya memulai usaha gw sendiri, dan mencoba membantu lebih banyak orang, amin.

Happy birthday Fe .. :)

Posted via email from imajife's posterous

Friday, January 13, 2012

Aku Ada

Melukiskanmu saat senja
Memanggil namamu ke ujung dunia
Tiada yang lebih pilu
Tiada yang menjawabku selain hatiku
Dan ombak berderu

Di pantai ini kau slalu sendiri
Tak ada jejakku di sisimu
Namun saat kutiba
Suaraku memanggilmu akulah lautan
Ke mana kau slalu pulang

Jingga di bahuku
Malam di depanku
Dan bulan siaga sinari langkahku
Ku terus berjalan
Ku terus melangkah
Kuingin kutahu Engkau Ada

Memandangimu saat senja
Berjalan di batas dua dunia
Tiada yang lebih indah
Tiada yang lebih rindu
Selain hatiku
Andai engkau tahu

Di pantai itu kau tampak sendiri
Tak ada jejakku di sisimu
Namun saat kau rasa
Pasir yang kau pijak pergi akulah lautan
Memeluk pantaimu erat

Jingga di bahumu
Malam di depanku
Dan bulan siaga sinari langkahku
Teruslah berjalan
Teruslah melangkah
Kutahu kau tahu Aku Ada

From Rectoverso Album
By Dewi Lestari
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Posted via email from imajife's posterous

Tidak ada mimpi yang gratis

Tidak ada mimpi yang gratis

Buat gw bermimpi adalah kerjaan yang paling gw senengin, dari kecil sampe dah jd emak2 gini itu adalah kegiatan yang paling gw suka. Beda tipis sih antara ngayal sama mimpi, nah kalo ngayal itu biasanya sesuatu yang ga bisa gw capai atau masih out of reach, seperti contohnya, shopping di Paris atau naik gondola di Venice .. Hehehehe

Nah kalo mimpi biasanya bisa, hhmm maksudnya insya Allah bisa gw capai, dengan tentunya ada effort yang gw lakukan atau ada pengorbanan yang harus gw bayar, misalnya pengen punya suatu posisi di kantor berarti gw harus effort kerja lebih smart dan hard, pengen punya SIM A (seperti yang udah gw capai tahun 2011) berarti gw harus kursus nyetir dan berani bawa mobil sendiri, pengen pinter nulis berarti harus sering2 belajar nulis atau membuat tulisan (mimpi yang ini sih masih agak jauh), pergi ke Ubud (ini kesampean juga di penghujung tahun), dan mimpi2 lainnya.

Untuk mengkhayal gw seringnya untuk mengisi waktu luang dan tdk pernah gw tindak lanjuti, tapi kalo untuk mimpi gw pasti akan bikin rencana untuk ngewujudinnya seperti yag sudah2 gw lakukan, rencana yang gw susun baik sendirian atau dengan bantuan orang terdekat.

Tahun 2012 ini banyak juga mimpi yang gw punya, ada yang sifatnya karir, barang2 maupun kehidupan pribadi/keluarga. Dari mimpi2 itu ada yang butuh effort luar biasa dan juga pengorbanan yang sangat mahal harganya buat gw, yah seperti judul tulisan ini "tidak ada mimpi yang gratis".

Gw masih belum tau dan blm percaya diri apakah bisa melakukan pengorbanan sebegitu besarnya demi mimpi ini, tapi gw akan coba, pelan2 gw akan berusaha membuat mimpi ini jadi nyata, karena dalam hal ini bukan gw saja yang harus membayar mahal proses pencapaian yang tidak mudah ini. Perjalanan mimpinya pun masih sangat panjang mungkin butuh waktu 1 tahunan, membayangkan lama waktunya saja seakan rasanya ingin gw batalkan saja mimpi ini...it's really2 hard to do that :(

Tapi gw ga bisa mundurin waktu atau step back, gw harus move on, dan semua proses berat ini akan gw coba jalanin sendiri karena ini mimpi gw, mimpi yang mungkin mulia buat kehidupan gw nantinya, amin. Satu2nya yang membuat gw bertahan dan tersenyum dengan semua proses berat ini adalah hasil akhirnya, semoga sesuai dengan yang telah gw lakukan dan harapkan.

Doa gw, Tuhan kuatkan hati gw, dengan bersama Mu, insya Allah semua proses ini akan gw lewati meski dengan banyak hal terjadi didepan nanti.

Terima kasih buat mereka yang mengajarkan gw untuk terus bermimpi dan mengejarnya bahkan turut andil berkorban demi mimpi gw ini, mohon maaf jika gw terlalu egois dengan mimpi2 gw, janji gw semua akan gw lewati disini dengan sebaik2nya demi mimpi2 baru di tahun depan.

With love
Fe


Sent from my iPad

Posted via email from imajife's posterous

Saturday, December 03, 2011

Perkenalanku Dengan Financial Planning

Img01825-20111010-0816

Pada awalnya terus terang gw tidak tau apa arti sesungguhnya dari financial planning, sampai suatu hari gw membeli sebuah buku di Gramedia, judul bukunya "Untuk Indonesia Yang Kuat - 100 Langkah Untuk Tidak Miskin" , yang ditulis oleh Ligwina Hananto.

Membeli buku itu juga karena gw iseng tertarik dengan judulnya, bukan karena judul langkah untuk tidak miskin nya lho :) tapi karena ada kata2 untuk Indonesia yang kuat, gw selalu tertarik membaca hal2 yang bertema bagaimana membuat negeri tercinta ini menjadi lebih baik.

Saat itu pun gw kurang tau siapa itu Ligwina Hananto, sampai kemudian gw baca bukunya dan menemukan sosok beliau di jejaring sosial yaitu akun twitter @mrshananto yang langsung gw follow saat itu juga.

Membaca lembar demi lembar buku bikin gw shock, merasa tertampar, merasa dizalimi...upss klo itu lebay, hehehe. Intinya buku itu bener-bener bikin gw flash back bagaimana gw sudah menghabiskan rupiah demi rupiah dari dompet gw untuk sesuatu yang kurang penting ato cuma buat gaya aja, perasaan saat itu yang ada "menyesal sekarang tiada guna" .. Akhirnya gw ga mau larut dgn perasaan2 melow itu dan memilih untuk melanjutkan membaca buku itu sampai tuntas meski kadang2 pengen ngudahin dari pada bikin gw nangis bombay baca tuh buku .. (ini baca novel roman ato baca buku financial planning yaaa).

Dari buku itu gw tau betapa golongan menengah yang seperti gw ini, alias tajir engga, miskin banget juga engga adalah golongan yang seharusnya bisa membuat kehidupan diri sendiri, keluarga, orang2 di lingkungan sekitar bahkan negara bisa lebih baik. Tapi sayangnya justru golongan menengah ini malah punya tingkat konsumerisme yang tinggi, banyak menghabiskan uang gaji ato pendapatannya untuk gaya hidup dan gengsi. Misal, milih punya mobil sendiri atau nenteng barang2 branded dan selalu update dengan gadget terbaru tapi masih tinggal di rumah mertua ato rumah ngontrak, dsb. Banyak contoh2 lainnya yang gw dapat dari buku yang menyadarkan gw untuk berubah, mulai pengen mengenal kehidupan finance yang lebih baik, khususnya untuk keluarga kecil gw ini. Mengutip definisi golongan menengah dari twitt nya @wimar : "independent yet not totally secure financially".

Lalu apa hubungannya dengan membuat Indonesia lebih kuat?... Dari buku itu juga gw tau bahwa posisi Indonesia secara GDP (Gross Domestic Product) dibandingkan dengan negara2 ASEAN lainnya tidak terlalu bagus. Mau dilihat seperti apapun GDP hanyalah sebuah angka, kita perlu tindakan lebih besar dan nyata untuk memastikan orang2 disekitar kita benar2 lebih sejahtera. Karena itu, golongan menengah perlu kuat tdk hanya untuk dirinya sendiri tapi juga untuk orang lain.

Salah satu program dunia dimana golongan menengah bisa ikut berpartisipasi didalamnya adalah Millenium Development Goals (MDG). Dari MDG ini muncul istilah #stoppemiskinan. Bagaimana cara golongan menengah ini berperan? .. Caranya adalah dengan memperbaiki kondisi keuangan lalu mentransformasikannya pada banyak orang. Selain itu golongan menengah, golongan yang seharusnya bisa membiayai hidupnya sendiri sekaligus membiayai hidup keluarga dan masyarakat disekitar, selama mereka tau bagaimana mengelola aset keuangan yang mereka miliki bukan malah menghambur2kannya untuk sesuatu yang kurang penting.

Salah satu wujud nyata mentransformasikan knowledge financial planning adalah share dengan orang-orang terdekat, seperti halnya yang coba gw lakukan dan sudah terbukti ada satu orang team mate di kantor yang pada akhirnya turut membaca buku Ligwina ini dan mempraktekannya, meskipun usia nya masih muda dan belum berkeluarga tapi dia sudah sadar arti dan pentingnya menata keuangan sejak dini, dia pun mulai mentransformasikan knowledgenya ini melalui tulisan dalam blog pribadinya, ya work of mouth disini memang bekerja efektif sekali. Bagi yg ingin membaca share blog nya my team mate, nih gw kasih link nya :

http://akudanduniaku.blogspot.com/2011/11/menanam-pohon-uang.html

Gw jadi mengerti visi dan misi Ligwina menulis buku itu, untuk menjadikan seluruh golongan menengah memperkuat fondasi keuangan mereka yang nanti nya baik langsung maupun tidak langsung dapat memperkuat Indonesia ke depannya nanti.

Apa saja sih yang gw pelajari dari buku itu secara detil? .. Yaitu bahwa planning itu penting, termasuk financial planning / tujuan finansial, dalam hidup kita harus punya rencana2 keuangan yang harus diwujudkan melalui cara2 yang tepat agar rencana2 keuangan yang kita setting dapat tercapai dengan cepat atau sesuai waktunya. Sehingga jika dirumuskan bisa menjadi seperti ini :

Judul + nilai masa depan + jangka waktu = tujuan finansial

Yang dimaksud dengan judul disini adalah tujuan finansial yang memiliki "muatan", misalnya : dana darurat, dana pendidikan, dana pensiun, pengen beli rumah, beli mobil, naik haji, dsb.

Nah sekarang gw pengen share pengalaman gw dan suami dalam menjalani pertemuan demi pertemuan dengan financial planner kami.
Setelah membaca bukunya Ligwina gw beranikan diri untuk bertanya lebih lanjut bagaimana mempraktekan isi dari buku tersebut kepada Ligwina di twitter, kemudian gw pun diperkenalkan dengan marketingnya QM Financial yg bernama Mario a.k.a @fxmario.

Janji pertemuan pun gw lakukan dengan Mario, waktu itu gw sendirian dan belum berani ajak suami karena gw harus punya pengetahuan lebih dalam dulu ttg financial planning ini sebelum gw ajak suami gw yg super duper kritis ini untuk ikutan memulai perjalanan financial kami berdua.

Setelah dipresentasikan oleh Mario, baru gw punya kepedean tingkat tinggi untuk menjelaskan ke suami, masa dah baca buku plus diskusi sama org QM nya langsung gw msh ga pede sih :)
Singkat cerita suami gw pun tertarik dan kita mulai iseng2 mengisi formula untuk mengecek keuangan keluarga kami dengan di guidance oleh Mario, ternyata keuangan keluarga agak kurang sehat, ada pengeluaran yang besar tetapi tidak seimbang dengan nilai investasi kami ... *nangisbombaylagi

Lalu apa yang kurang dan harus diperbaiki dari kondisi keuangan keluarga kami?? ...

Jawabnya ternyata bahwa kami menabung tanpa rencana yang jelas dan jangka waktu yang telah ditentukan makanya kami menabung pun kadang2 dan suka2 aja krn tdk punya impian, diibaratkan kami berjalan tanpa tujuan. Lalu kami pun setuju untuk bekerja sama dengan QM untuk meng guidance kami dalam mewujudkan mimpi2 kami berdua, finally perjanjian kerjasama pun kami tanda tangani dengan menyetujui fee untuk membayar jasa QM karena akan membimbing dlm membuat perencanaan dan mendampingi kami selama setahun pada masa implementasi.

Setelah lebaran tepatnya kami berdua dipertemukan dengan financial planner kami yang bernama Jeung Titis, hhmmm namanya si Titis, tapi gw dan dia tiap kali bbm an selalu saling menggunakan kata2 jeung, macem gaya ibu2 arisan gitu deh .. Hehehe

Pertemuan dengan Titis berlangsung 3x, yang selalu kami lakukan sambil ngopi2 stelah pulang kerja. Berikut rincian2 apa aja yang kami diskusikan :

Pertemuan pertama

1. Diskusi tentang rincian pendapatan kami berdua perbulan (dari gaji dan pendapatan bulanan lainnya jika ada) serta pertahun (bonus, THR dan pendapatan lainnya jika ada).
2. Diskusi pengeluaran rutin bulanan keluarga, pengeluaran rutin pribadi gw dan suami bahkan pengeluaran rutin untuk orang tua dan kehidupan sosial kami.
3. Membahas planing2 keuangan yang akan dicapai oleh kita berdua, dalam hal ini untuk kami berdua prioritas nya adalah : menyiapkan dana cadangan (minimal 9x pengeluaran rutin bulanan kami), dana pendidikan 1 anak dari SD - Kuliah di sekolah2 berstandar Internasional, dana pensiun kami dan dana kesehatan kami setelah pensiun plus keinginan kami untuk bisa membeli mobil baru cash tanpa kredit.

Pertemuan Kedua

1. Memantapkan planning atau tujuan financial kami berdua.
2. Menghitung nilai rupiah yang harus kami kumpulkan berdua setiap bulannya demi mencapai tujuan kamu dalam jangka waktu yg telah ditentukan oleh sang planner.
3. Menentukan instrumen2 investasi yang akan kami gunakan untuk membantu kami mewujudkan tujuan2 kami, dalam hal ini bisa melalui logam mulia dan reksadana.

Sesaat setelah pertemuan kedua ini kami berdua langsung mules2, karena gaya hidup kami akan berubah pastinya, tidak bisa lagi berfoya-foya atau mengeluarkan uang untuk sesuatu yg tidak jelas, untuk gw yg hobby ngopi ini, suami udah wanti2 "no jajan starbucks tiap week end" ....wuaaaaa sedihh sekali hati ini :'(

Tapi niat pun tetap dimatangkan hingga akhirnya kami memutuskan untuk lanjut ke pertemuan terakhir.

Pertemuan ketiga :

1. Mereview dan finalisasi financial planning
2. Menentukan langkah-langkah implementasi dari planning
3. Membuka rekening di salah satu bank yang nantinya akan membeli produk2 reksadana yang akan kami pilih (reksadana campuran, saham, pendapatan tetap dan reksadana uang).
4. Melakukan pelunasan jasa QM dan dikenalkan dengan Robby yang akan mendampingi kami selama setahun implementasi.

Setelah pertemuan ketiga sekaligus terakhir itu, slide financial planning keluarga kami akhirnya diterima, nah sekarang tinggal menjalankannya dan akan dimulai awal Januari 2012 nanti.

Semoga financial planning yang telah kami susun ini dapat kami jalankan dengan konsisten dan membuahkan impian bagi kehidupan kami kedepannya nanti.

Apa yang gw tulis sekarang ini adalah sekedar membagi pengetahuan dari buku yang gw baca dan telah gw coba jalankan, mudah2an bermanfaat bagi yang membacanya karena gw yakin hal ini bukan seseuatu yang mudah tapi bukan berarti kita tidak bisa menjalankannya, seperti yang dituliskan dalam buku @mrshananto ini adalah langkah nyata untuk membuat financial keluarga kita lebih baik yang nantinya tentu insya Allah akan membuat Indonesia lebih kuat, amin.

Build your dreams, make your plans and Do It!!!

Fe

Posted via email from imajife's posterous

Monday, November 28, 2011

For My Team Mate

Duren_sawit-20111128-00846

Hari ini gw kehilangan lagi (knp lagi krn ini yg ke 4 kali nya) salah satu team mate di Legal Department, nama nya Anto (di tengah pake kemeja garis2 biru).

Dia sudah jadi team gw selama hampir 3 tahun, banyak hal yang sudah dijalani bersama, sudah banyak membantu dan support gw di team ini. Semenjak gw pegang HR dan GA, praktis urusan Legal gw banyak bertumpu pada Anto, kontribusi dan pemikiran2 nya di Legal sangat amat mensupport gw.

Sekarang Anto akan berkarir di tempat lain, sebagai atasan gw tidak membatasi keinginan dia, meskipun kehilangan tapi dia berhak untuk terus mengembangkan diri nya di tempat yang baru.

Selama gw pegang Legal dari sejak awal di kantor, hampir 9 tahun ini gw sudah 4 kali kehilangan orang2 handal, walaupun sedih tapi gw juga bangga karena mereka bisa punya kesempatan untuk bertumbuh dan berkembang.

Yang uniknya di Legal punya tradisi, meskipun sudah menjadi alumni kita tetap berkumpul setahun sekali tepatnya buka puasa bareng, jadi kekompakan dan kekeluargaan kita tidak akan pernah terputus meskipun sudah saling terpisah.

Sebagai orang pertama yang merintis Legal Dept. di kantor gw ini ada rasa haru dan bangga bisa terus menjalin kebersamaan dengan sesama team, mereka semua juga yang turut andil membesarkan gw di sini, thanks to all of you friends.

Tulisan ini gw persembahkan buat team gw di Legal, departemen pertama yang membuat gw merasa dihargai dan di apresiasi sepanjang karir gw, buat mereka yang sdh resign Helmi, Fidel, Anggi dan Anto serta buat mereka yang masih tinggal mendukung gw di sini Sandy, Yenny dan Desi, keep in touch friends!!!!

Proud for all of You...

With love
Fe

Posted via email from imajife's posterous